Saturday, January 14, 2012

Cita Cita ku (udah mau selesai )

"Selamat sore,teman teman semua.!"saya berkata.Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan saya yang berjudul "Cita Cita ku (belum selesai)."Kenapa sih sebenarnya tulisan ini harus dilanjutkan padahal kan tulisan ini tidak bermutu"hati kecil  teman-teman berkata.Saya akan menjawab,"saya menulis tulisan ini sebenarnya memiliki tujuan yang mulia (,apakah itu?),yaitu agar kita berani menyampaikan cita cita kita kepada dunia ini .Ketika kita menyampaikan cita cita kita kepada alam yaitu pohon ,rumput,burung,daun ,jambu dan jantung pisang ,maka mereka semua akan menyupport kita untuk mencapai cita-cita tersebut.Walaupun cita-cita saya yang satu ini sepertinya gak akan tercapai sih.Sebenarnya ini merupakan cita cita saya yang hampir sama dengan dua  ratus lima puluh ribu enam penduduk Indonesia .Cita-cita saya yaitu ingin menjadi seorang dokter , begitu juga dengan Dodi dia ingin menjadi dokter lebih tepatnya dokter kelamin,si Dewi juga ingin jadi dokter kalau dia sih katanya ingin jadi dokter kuping .Kalau aku ingin jadi dokter anak.Kenapa sih banyak banget penduduk Indonesia yang ingin menjadi dokter termasuk aku. Sebenarnya cita-cita ku ini berlangsung sejak SMP hingga SMA kelas 3.Aku ingin sekali menjadi dokter .Alasan yang petama adalah dari kata dokter aja ,dok artinya dokpet ter artinya terbal jadi dokter adalah dokpetnya terbal maksudnya adalah dompetnya tebal .Ketika kita menjadi seorang dokter maka kita akan menjadi orang yang memiliki banyak hal,Kita akan mempunyai banyak mobil ,kita akan mempunyai banyak rumah ,kita akan mempunyai banyak pohon,kita juga akan mempunyai lampu rumah .Itulah alasan pertama mengapa saya ingin menjadi dokter.Sebenarnya alasannya cuma satu sih , ya yang itu tadi, karena dokter banyak duitnya .Kita akan menjalani hidup ini dengan lebih mudah jika punya uang banyak .Kita bisa beli bnyak hal dan kita juga bisa beribadah ,bersedekah dan berkuah(makan soto maksudnya).

Tapi sebenarnya saya ingin menambahkan alasan saya yang kedua mengapa saya ingin menjadi seorang dokter.Alasan saya yang lainnya adalah kenapa saya ingin menjadi dokter pada saat itu ,alasan saya adalah karena sebenarnya jadi dokter itu mudah tinggal tanya sakitnya dan kita kasih obtnya.Mudah sekali bukan?.Kuliahnya tapi yang susah , biayanya mahal,menghapal nya banyak dari tai kuku kaki (huternalis degeryuipol) sampai ketombe ujung rambut (ujugiopis madilanies) semua harus kita hapal istilah istilahnya.Belum lagi menghapal nama obat-obatnya ,setiap sakit itu beda obatnya .Kalau saja semua penyakit itu obatnya sama pasti akan banyak meninggal orang-orang.Misalnya ada orang sakit jantung karena semua obat sama maka dia minum salep canesten .Tentu dia akan kejang -kejang,lalu akan dibawa ke klinik terdekat.Seiring berkembangnya zaman dimana kemajuan teknologi juga semakin berkembang dengan pesat ternyata menjadi seorang dokter sekarang sangat mudah sekali karena pernah suatu ketika  jatuh sakit dan saya berkunjung ke sebuah klinik .Saya masuk ke ruangan dokternya dan disitu dia menanyakan penyakit saya apa, lalu dia mengklik penyakit saya itu di komputer dan keluarlah nama obatnya .Sungguh dokter dokter sekarang adalah dokter software .Dokter yang bergantung dengan software bisa membahayakan masyarakat.Misalnya saja ketika dokternya sedang membuka software (kedokterannya) dan sedang membuka twitter di satu komputer yang sama.Kebetulan ada orang sakit kepala  berobat kepadanya .Lalu dokter tersebut tidak sengaja malah membuka twitter .Sehingga orang yang kena penyakit tersebut meninggal.Anda tau kenapa ia bisa meninggal.(cerita ini memang akirnya menggantung ,biar lucu)(tapi ternyata tidak ada lucu lucu nya sma sekali )

2 comments:

  1. gimana ceritanya ik buka twitter, pasien ninggal ? hahahahaha :D

    ReplyDelete