Monday, February 27, 2012

Diare (26 Februari 2012)

                      Hari minggu ini ,minggu seminggu yang lalu dan minggu dua minggu yang lalu sepertinya berjalan sama saja ,semua berjalan normal dan wajar.Tidak ada jalan-jalan ,tidak ada hiburan atau sekedar pergi ke taman.Niat hati tadi pagi ingin berolahraga sperti berlari di GSP atau bersepeda sepeda milik teman ,tapi badan ini tak mau kompromi terlalu setia menempel dengan kasur ,guling ,dan bantal seperti sebuah keluarga yang sakinah mawardah dan warahmah.

        Tetapi hari ini ada sesuatu yang membuat aku bangga pada diriku sekali lagi aku dapat menyelesaikan membaca sebuah  buku walaupun kali ini bukunya cukup tipis.Buku yang kubaca adalah buku tentang Abu Nawas,seorang lelaki cerdik yang hidup di zaman raja Harun-Ar Rsyid .Salah satu cerita yang membuatku tertawa tidak terlalu terpingkal-pingkal adalah  kisah Abu Nawas memantati sang Raja Harun Ar-Rasyid .Begini cerita singkatnya .Abu Nawas ditantang oleh teman-temannya untuk memantati sang raja tetapi membuat raja tersebut tertawa.Abu Nawas menerima tantangan itu .Bagaimana cara cerdik Abu Nawas untuk melakukan tantangan itu?.

Ketika Raja Harun Ar-Rasyid mengadakan sebuah pertemuan di istananya Abu Nawas tidak mau duduk di karpet sedangkan tamu yang lain duduk di karpet.Lalu Sang raja bertanya pada Abu Nawas "Mengapa engkau tidak mau duduk di karpet Abu Nawas ?.Abu Nawas menjawab "Aku sudah duduk di karpet rajaku .Abu Nawas memantati raja Harun Ar Rasyid untuk menunjukkan karpet kecil yang dijahitnya di celananya .Raja pun tertawa melihat tingkah laku Abu Nawas .Abu Nawas pun berhasil melakukan tantangan dari teman-temannya .

Itulah salah satu kisah jenaka dari Abu Nawas .Buku ini cukup membuat ku terhibur dan mendapatkan beberapa hal yang bermanfaat .

No comments:

Post a Comment