Monday, April 16, 2012

Samker (Pasang kembar ) (diare 14 setengah april 2012)




Sarkem , ketika mendengar kata ini pasti ,kalian udah tau ini tempat apa ?.Terutama orang-orang yang tinggal di Jogja.Kalo kalian belum tau ,nih  gua kasih tau. Sarkem adalah sar artinya pertolongan pertama kem artinya kembang .Jadi Sarkem adalah pertolongan pertama pada kembang.Ya ,itu definisi yang salah ,sarkem adalah singkatan dari pasar kembang.Ini bukan tempat orang jualan bunga , seperti bunga melati,bunga mawar atau bunga bangke’.Sarkem adalah salah satu pusat prostitusi di Jogjakarta.Gua beberapa kali sih lewat jalan ini karena mau mengantar teman ke stasiun tapi nggak pernah masuk ke gang kecil nya dan nggak akan pernah mau. Nau’dzubillahminzalik ,hhiiiiiii ngeri. Tapi malam ini gua barusan aja kesana , bukannya gua mau macem-macem loh tapi gua nemenin temen gua Sela dan Tya untuk mewawancarai salah satu PSK disana untuk penelitian mereka.Mereka adalah mahasiswa Psikologi UII dan tugas mereka itu mengharuskan mewawancarai PSK ,sehingga diajak lah ,gua ,Ridho ,dan Poe untuk nemenin mereka kesana. Kalo nggak salah gua baca judul penelitian atau artikel yang mau mereka buat itu adalah “ dilema pekerja seks komersial” ya itu kalo nggak salah.Mungkin kalo mereka mau buat penelitian yang ke dua itu judulnya“PSK beautiful” biar kayak lagunya cherrybelle “dilema dan beautiful.Tadinya gua nggak mau lah ikut  mereka kesana ,  karena pengen nonton Oomimot di standup Indonesia kompas TV tapi Sela maksa dan Ridho juga nggak ada kawannya yang laki akhirnya ,ya udahlah sekali-sekali ngeliat tempat begituan  dan nggak akan lagi kesana.


Gua berangkat naek motornya Hasyim ,karena ban motor gua yang depan kempes  atau mungkin bocor malah .Tadi sore mau ke tempat tukang tambal ban tapi tutup  ,mungkin bapaknya lagi dengerin lagu Cherrybelle sambil nyebar paku. (astaghfirullah su’udzon ).Gua dibonceng Ridho , Poe naik motor sama Tya, dan Sela sendiri. Sesampainya disana ,gua dan  kawan –kawan tercinta gua ini mencoba untuk masuk ke gang sempit yang ada di Jalan Sarkem itu.Nggak tau kenapa gua takut banget masuk ke tempat itu, hawa ,bau , dan suasananya aneh . Mungkin setan-setan pada happy-happy di dalem lagi pada main uno atau nonton OVJ. Hiiiiii ngeri dah ,gua jalan paling terakhir ,itupun gua keluar lagi waktu udah di depan gang nya. Abis itu ada bapak-bapak tukang becak bilang “neng kono bocah nakal kabeh mas “ (kayak begitu kalo nggak salah bapaknya ngomong). Mungkin bapak itu ngerasa aneh  karena ngeliat kita mau masuk ke gang itu karena Poe ,Sela ,dan Tya adalah wanita solehah yang memakai jilbab (siapa dulu ,kawan gua ) . Abis itu gua jawab ke bapaknya “iya pak kita mau wawancara disini,boleh nggak ya pak ?”. “Yo masuk wae mas  tanya keamanannya di dalem.”Widddiiiiiiiih ,hebat nih tempat ,pasti sistem pengamanannya ketat. Ridho ,Sela dan Tya udah masuk gang kurang lebih 37 langkah dan gua sama Poe masih di depan gang ,akhirnya gua beranikan diri masuk situ , ternyata untuk masuk tempat itu orang-orang harus bayar , kalo nggak salah 2000 atau 3000.Tapi karena kita bilangnya dari kampus dan mau wawancara jadinya kita nggak bayar.Iya lah males juga gua bayar masuk ketempat begituan ,haram .Disitu kita minta izin sama keamanannya untuk wawancarain salah satu PSK yang ada disana dan ternyata bapaknya tidak mengizinkan kalo wawancara malam itu,tapi bapaknya menyarankan keesokan paginya aja . Sela minta izin juga untuk keliling-keliling disitu dan ternyata  bapaknya mengizinkan.


Akhirnya kita keliling-keliling deh di Sarkem itu untuk observasi tempatnya buat keperluan penelitian Sela dan Tya.Di sepanjang perjalanan itu banyak banget mba –mba yang duduk duduk didepan losmen-losmen kecil ,mereka berpakaian yang minimalis kayak mode arsitektur zaman sekarang.Ada juga laki-laki hidung belang yang lagi ngobrol-ngobrol sama mba mba tersebut.Tau nggak kenapa lelaki hidung belang itu hidungnya nggak belang ? ,karena itu cuma ungkapan doank (apasihhhhhh ?) .Di sepanjang perjalanang gua nyium  bau-bau aneh yang belum pernah gua kenal  sebelumnya(mungkin bau bir ya ?), tapi ada bau yang gua kenal ,yaitu bau MBK powder(bedak ketek seharga 3000 rupiah yang berlogo mawar di depannya yang kalo keringetan menghasilkan bubur ketek)  .Cuma bau itu yang gua kenal ,kayaknya mba-mba disini pada pake MBK powder semua .Keren juga gua pikir-pikir .Disana ada juga yang berjualan makanan kayak penyetan , dan somay . Tadi gua liat ada mba –mba nya yang lagi makan tahu penyet sambelnya sambel bawang .Tapi yang gua kaget di tempat kayak begitu ternyata ada juga musholla, Gua mikir –mikir  siapa ya yang sholat disini ? Gua doa aja semoga mereka semua tobat berjamaah , sehingga musholla nya bisa terpakai  . Yang gua lebih miris lagi ternyata di dalam sana ada TK , gua nggak bisa ngebayangin gimana ada anak-anak kecil yang tinggal di lingkungan kayak gitu. Semoga mereka nggak jadi seperti orang-orang yang ada di lingkungan situ lah .Gua berdoa anak-anak kecil yang sekolah di TK itu justru menjadi pemimpin pemimpin bangsa yang beriman ,bertakwa kepada Allah ,berguna bangsa dan negara dan juga bisa menyadarkan orang-orang yang bekerja disitu.

Gua sedih ngeliat kondisi Indonesia yang seperti ini , prostitusi dibiarkan begitu aja.Justru kayaknya terorganisir dengan rapih yang melibatkan banyak pihak .Semoga pemimpin –pemimpin bangsa ini terbuka matanya ,betambah imannya, dan bisa menghilangkan tempat-tempat yang seperti itu . Kita sebagai anak muda jangan pernah untuk kesana dan melakukan hal yang buruk yang sangat diharamkan oleh agama.Mari kita isi masa muda kita dengan melakukan hal yang bermanfaat  buat agama ,bangsa ,dan Negara .Semoga kita semua mendapat pelindungan dari Allah S.W.T  untuk dijauhkan dari hal-hal yang dilarang oleh Nya .

No comments:

Post a Comment