Friday, August 31, 2012

20 sks (1 9 2012)

Semester depan gua akan menghadapi 20 sks yang berharga. Setelah semester sebelumnya gua hanya bisa dapet ip yang pas-pasan yang juga sekaligus melarang gua untuk ngambil 24 sks. Ini menjadi genjotan semangat buat gua untuk jadi lebih baik di masa yang akan datang. Bukan jadi orang yang males-malesan yang nggak berusaha sekuat tenaga untuk mencapai hidup yang lebih baik. Sebenernya bukan karena gua terlalu sibuk dengan kegiatan di luar kuliah kenapa gua bisa dapet nilai yang nggak maksimal tapi ini karena memang gua nya males. Memang sih semester kemaren ada kegiatan yang cukup banyak menyita waktu kalo dibanding semester semester sebelumnya kayaknya gua lebih sibuk dah. Nilai semester kemaren belum gua kasih tau ke orang tua gua biar nanti aja kalo gua udah dapet nilai yang bagus lagi.

Nilai bukan sekedar nilai, gua sih nggak masalah kalo nilai gua kecil tapi ada hal-hal yang diluar itu semua. Orang tua kita udah kerja keras buat biayain kuliah, gua harus nginget itu. Kalian juga ayo, orang tua kita mrnunggu kesuksesan kita. Sekaedar mengingatkan diri sendiri saja ini mah, tidak bermaksud yang bagaimana-bagaimana.

di pontraq

Thursday, August 30, 2012

Long Time for a long way (diare 30 8 2012)




Perjalanan  balik lagi ke Jogjakarta dari mudik di lampung menjadi sebuah cerita yang memilukan sekaligus menggembirakan. Dua bulan kumpul bareng keluarga, ketemu lagi teman-teman lama, maen lagi futsal di LF (Lampung Futsal) , dan makan lagi  bakso sony selalu aja bikin gua sedih kalo mau balik lagi ke Jogjakarta untuk menuntut ilmu. Tapi di satu sisi ekspektasi-ekspektasi akan sesuatu yang akan terjadi di Jogja membuat gua selalu bersemangat untuk kembali menghirup oksigen dan merasakan temperatur Jogjakarta.

Butuh 24 jam untuk sampe ke Jogjakarta dari Lampung. Di perjalanan nggak kalah seru coi, dari perjalanan ini gua bisa ngeliat Indonesia secara bijaksana. Di “Pesawat  Air” (sebutan anak kecil untuk kapal laut yang gua denger di kapal laut) gua bisa ngerasain dan memandang indahnya laut Indonesia plus sampah-sampah yang mengambang di tengah laut. Sebelum berangkat, anak-anak pelabuhan yang berenang di pinggir-pinggir pesawat air ngejerit-jerit ke orang-orang yang ada diatas kapal “Bang, lempar koinnya bang, mba koinnya mba, yang kertas juga boleh, ada nggak?, kalo nggak ada nasi bungkus dah? , kalo masih nggak ada lemparin hati mba aja ke aku”! (lah si abang malah nge gombal).

Disepanjang perjalanan ada banyak hal yang gua liat dari kemegahan Jakarta sampe kemirisan di sungai di daerah Klenongan(kalo nggak salah). Gedung tinggi, lampu kelap-kelip, karbon dioksida, karbon monoksida, sule dan juga kerak telor memeriahkan ibukota Negara tercinta kita ini. Tapi biasanya kalo lagi lewat Jakarta gua lagi tidur di bis (Jangan-jangan itu semua hanya mimpi belaka). Atau austru yang ada di Jakarta korupsi, kemiskinan, sampah-sampah, Bapak  SBY dan albumnya serta anggota-anggota DPR terhormat dan tercinta.  Dan paginya gua udah sampe aja di daerah Klenongan (kalonggak salah didaerah Tegal dan sekitarnya). Sungai-sungai berwarna hijau lumut , lebih tepatnya irigasi irigasi berwarna hijau lumut, memenuhi pandangan mata di sepanjang pagi itu. Sungainya mengalir lambat, bendera-bendera Indonesia di pasang di pinggiran sungai di setiap jarak 20 meter . Nasionalisme membuncah di dalam sanubari ini coi melihat bendera-bendera itu, sekarang memang masih bulan Agustus bulan kemerdekaan Negara kita Indonesia. Nenek-nenek nongkrong di pinggir sungai cuma make baju doang tanpa bawahan tapi nggak ngadep ke gua, ngadepnya kearah yang berlawanan. Nenek itu  “BAB”  di pinggir sungai. Sepuluh meter selanjutnya bapak-bapak telanjang bulet nutupin “itunya” dengan kedua tangannya. Sebuah pornoaksi yang memilukan, bukan karena mereka mau tapi ini terpakasa karena mereka nggak punya WC di rumahnya. Sedih, kasian, Semoga Bapak SBY dan Albumnya bisa melihat irigasi itu dan si nenek .

Pengamen ( _) Tunggu yang ini !

Sampailah gua di Jogjakarta, kota yang selalu dirindukan kehadirannya oleh tubuh ini. Kota yang kamis depan akan di sahkan RUU keistimewaannya. Kota yang akan terus kreatif menghiasi dunia. Kota yang membuat gua membaca. Kota yang mengajari, memotivasi, dan mensyukuri tentang kehidupan. Kota yang gua menulis ini disini. Jaya Indonesia, Merdeka,. 


di Pontraq 

Tuesday, August 21, 2012

Pontraq


Kasian ngeliatnya. Hahahhahaaaw 

MLM (diare 21 agustus 2012)

Selamet lebaran....!, nggak kerasa sebulan penuh kita berpuasa di tahun 1437 hijriah ini (kalo nggak salah) dan akhirnya sampe'lah di hari yang kita tunggu-tunggu yaitu hari lebaran. Lebaran bagi gua suatu hari baru hasil dari ibadah kita sebulan penuh dimana diri kita kembali putih karena sudah memakai tje fuk atau magic plus dari kozui. Gua rasakan ibadah puasa gua di tahun ini belum maksimal, kalo puasa sih alhamdulillah full tapi sholat tarawehnya banyak yang bolong-bolong. Semoga tahun depan bisa lebih baik lagi puasa di bulan Ramadhan nya (Ya Allah pertemukan aku kembali dengan bulan yang penuh rahmat ini)

Dan tapi hari ini gua nggak mau banyak-banyak ngomongin lebaran karena perut ini udah penuh sama kuah gulai ayam, kuah lontong, sambel kentang, nastar, ayam goreng, pempek, kola-kola, sprata, dan finto (kasian). Gua lebih pengen ngomongin tentang MLM, pasti kalian udah pada tau apa itu MLM, atau jangan-jangan sudah di level diamond, atau baru sore tadi di prospek dan masih kebayang-bayang bakal dapetin kapal pesiar tapi masih bingung mau join apa nggak?, atau bener-bener udah bosen sama yang namanya MLM. MLM atau disebut juga mau langsung milioner hehehehew bukan denk tapi Multi Level Marketing, sudah gua kenal sejak gua sd. Ayah gua lah seorang MLM'ers sejati dari mulai jamannya CNI, Revell, DBS, jualan sabun cuci, jualan pembalut, jualan pulsa, sampe jualan apa aja dah yang bisa dijual. Ayah gua termasuk salah satu orang yang mudah banget dirayu untuk masuk MLM karena ayah gua orangya mudah percaya ama orang. "Liat tuh bang bapak itu udah punya mobil" itu hasil MLM", ayah gua ngomong ke gua pas SD sambil nunjuk mobil. Walhasil hampir tiap bulan gua selalu nanyain ke ayah gua " Ayah mana mobilnya?". Bulan depannya lagi gua nanya " Mana mobilnya ayah?". Bulan depannya lagi" Mobil ayah mananya? (udah tiga bulan aja ya, kasian ayah gua. Ayah gua selalu jawab "Tenang bang bentar lagi ayah naik level baru dapet mobil bang". Oke dah, gua selalu percaya ama ayah gua sama kayak ayah gua yang mudah percaya ama orang laen. Bertahun-tahun ayah gua malah nggak lanjutin ikut MLM-MLM nya walhasil ya gua tetep pada motor zhongsen ( motor china keren). Sekarang mah alhamdulillah, nggak ikut MLM juga bisa beli motor nggak zhongsen, bisa beli mobil kijang kotak juga (bersyukur) karena PNS bisa ngutang di bank. Apapun  hidup yang kita jalani intinya adalah bersyukur iya nggak?


Sempet beberapa bulan gua nggak denger kabar tentang MLM di kehidupan gua, tapi sekarang MLM in lagi. MLM kayak udah jadi tren di kalangan kawula muda. Ada MNI ada Herballlife dan macem-macem. Sekarang ayah gua nggak mau lagi kayaknya ikut-ikutan MLM tapi justru kawan-kawan gua yang banyak ikut. Alhamdulillah mereka udah banyak yang sukses, ada yang udah bawa mobil, BB nya yang mahalan, dan hidup mereka jadi lebih bijak ( keliatan kayak pak Mario Teguh semua). Kalo gua sih sebenernya mau-mau aja ikut MLM dan menurut gua ini menarik, tapi entah kenapa gua ngerasa nggak bakat di bidang ini. Selalu sukses dah buat teman-teman gua yang sedang berjuang di MLM nya masing-masing.


Tapi kayaknya gua punya kawan yang kesel banget sama yang namanya MLM, bukan karena dia rugi uang ratusan juta, bukan juga karena dia ketipu, tapi karena salah satu peristiwa yang mengernyitkan bulu kaki (nggak nyambung). Jadi gini kisahnya, kita sebut aja temen gua ini Ms.Word. Jadi pada sore hari yang redup naiklah motor Ms. Word sepulang dari kuliahnya. Di perjalanan dia mengendarai motor sambil bernyanyi, makan nasi padang dan juga main putsal (nggak mungkin, ya iyalah). Dan karena dia kurang konsentrasi tiba-tiba sebuah angkot ia tubruk dengan mengenaskan. Kakinya terluka, matanya dua, tangannya lecet-lecet dan rambutnya berketombe. Ms.Word terjatuh di sebuah kafe yang sedang dipakai oleh sebuah MLM untuk melakukan seminar. Kejadian tersebut membuat peserta seminar keluar dai kafe tersebut untuk melihat Ms.Word yang tersungkur lemas tak berdaya. Dengan rasa iba yang mendalam terhenyuk didalam relung jiwa yang mendalam salah satu peserta seminar MLM tersebut bertanya kepada Ms.Word" Mba upline nya siapa?, yang ngajak mba ke seminar ini siapa?, waduh luka nya kayaknya parah itu mba pakai produk kami ya, jadi produk kami ini mengandung lemak sehat untuk menutup luka dan juga kandungan mineral yang baik bagi kesehatan tubuh dimana otak saraf mba akan encer dan mata kembali sehat, ayo beli produk kami!. Dengan wajah heran Ms.Word tertunduk dan berkata dalam hati "aojdkmksanhudshbhbdhbx hb (sensor) xagsyduxbhbuiaywhsoxiabxhubobahvbxhbaohxbbxhbahpxhbxhpsys.


Kalo mau prospek orang tau tempat ya sahabat-sahabatku! kasian MS.Word!